[Kepulauan Seribu] Keindahan Laut Hingga Pasir Putih Menawan di Pulau Harapan

Juli 20, 2020

Pulau Harapan, Kepulauan Seribu
It's been a long long time ago i was visit Harapan Island, Kepulauan Seribu with a cheap and fantastic journey here, we started from Muara Angke. Let started the story and my journey here at Harapan Island!

Jadi, berawal dari liburan tanpa plan saya ke salah satu pulau di Pulau Harapan yang berlokasi masih di sekitar Ibukota Jakarta. Pantai menjadi destinasi favorit setiap orang, termasuk saya yang menyukai pantai sebagai salah satu tempat liburan yang paling mengesankan bagi saya, walaupun sepulang dari pantai kulit jadi gosong terbakar, but it's oke karena semua terpuaskan dengan sensasi dan nuansa pantai yang membawa kedamaian, setuju gak sih kalian?

Pagi buta, naik kereta dan dijemput teman kantor saya bekerja (di OMNI Hospitals), sebut saja Mas Aris namanya dan juga ditemani oleh Ci Andika, Suami dan Anaknya (Ruru) serta 3 teman mereka lainnya and i'm forgot the name (Sorry) :D

Saya ditunggu oleh Mas Aris di Rawa Buntu dan kami pun menuju ke titik temu dengan teman yang lainnya, dan langsung menuju ke Pelabuhan Muara Angke.



Sampai di Muara Angke kami pun langsung parkir motor yang akan kami tinggalkan kiranya selama 2 hari 1 malam, dan kami mulai bergegas menuju perahu berukuran sedang yang akan membawa kita ke tujuan utama kita, sekaligus melewati arus dan ombak yang tidak cukup tenang kala itu.

Tidak mudah melewati arus yang cukup kuat, beberapa penumpang di perahu terlihat mabuk dan sebagian memilih tidur lelap hingga sampai, saya penasaran keluar dan melihat laut lepas di atas muka perahu. Seperti biasa, selalu excited! ☺

Kondisi di Dalam Perahu Menuju Pulau Harapan
Kalau saya harus menilai kondisi perahu yang kami tumpangi kala itu, menuju ke Pulau Harapan tidak cukup bersih, tidak cukup nyaman. Ya maklum saja, kita hanya bayar tidak lebih dari 500ribu untuk perjalanan ini.



Mulai dari toilet yang agak aneh, dan agak kesulitan mungkin bagi mereka yang harus terpaksa untuk BAB di perahu, namun jika hanya untuk BAK masih oke lah ya.

Kondisi kursi penumpang juga terlihat kurang layak, bangku yang digunakan seperti bangku Bis yang sudah lama tidak di vacuum. Namun bagi saya itu tidak menjadi masalah sih, ya toh di perahu kita hanya 1-2 jam saja, beda ceritanya kalau kita harus stay berhari-hari. :D




Tampaknya bagi mereka yang biasa naik kapal pesiar yang exclusive, seperti di Pulau Komodo akan shock jika melihat masih ada kapal penumpang/ travelling yang seperti ini ya, untungnya sayapun orang yang masih bisa menyesuaikan keadaan dan kondisi.

Karena bagaimanapun kita harus menghargai setiap perjalanan, entah itu senang, sedih, atau suka maupun duka. Begitu juga dengan hidup, tidak semua yang kita rasakan selalu senang dan bahagia, ada saatnya kita pun merasakan sedih dan penat. Namun jangan terlalu nyaman juga dengan kondisi apapun dalam hidup kita, cause you're not know which is 'THE BEST PART' of your life.

Sampai di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu
And after an hours of our sailing to Harapan Island, we just touch down and reach in the island that we will stay here for 2 Days 1 Night.

Little bit excited, but so many people that visit this island, very hectic and crowded! Almost emotionally to find our Guide Tour that will bring us to our Homestay. But finally with calm down and patient we can solve it, and relax first in our Homestay here at Harapan Island.




First day, kita disibukkan dengan mencari rumah penginapan. Dalam otak saya ada hostel di pulau ini, namun ternyata tempat stay kita ini merupakan rumah penduduk yang disewakan dengan harga yang terbilang murah dan terjangkau. Very nice and backpaker should be try it!

Malam hari, kita disuguhkan dengan pemandangan laut yang gelap dengan angin sepoy-sepoy. Rasanya ingin kembali jika mengingat dan mengenang suasana malam itu. Dengan berbagai orang yang memiliki kesibukan masing-masing, tentunya mereka bersama teman, kerabat, atau keluarga mereka. Sungguh sendu malam itu.



Disuguhkan juga ikan bakar yang sangat besar, untuk makan malam kami di penginapan, walau harus menunggu dengan cukup lama untuk abang-abang travel agent kami untuk membakar ikan tersebut. Hihihi...

Mungkin cerita ini akan berlanjut, karena akan ada hari kedua yang cukup menarik untuk diceritakan. So stay here at my blog www.ariepratama.com

You Might Also Like

0 Komentar

Silahkan Komentar untuk Memberikan Kritik & Saran yang Bermanfaat! :)

Blog Traffic